Skip to main content

Arti Yang Harus Diartikan


Make Your Dreams Come True

Hi, Generasi Bangsa! Apa kabar kalian? 

Setiap anak mempunyai impian yang sangat luar biasa untuk apa yang mereka dedikasikan. Sejuta arti dalam impian mereka. Banyak pihak yang harus membantu mereka untuk memahami impian mereka sejak kecil dan menyatakan impian itu kepada tujuan mereka. Minat dan kecintaan anak-anak ini kepada impian mereka adalah untuk disatukan menjadi tekad.

Dokter, guru, polisi, tentara itulah cita-cita masa kecil. Namun, apakah mereka tahu apa yang harus para profesi itu kontribusikan untuk tujuan mereka? Apa yang harus dibuat di usia kecil mereka untuk mencapai masa depan? Darimana mereka memulainya? Itulah tantangan untuk kita semua. Bukan seperti mainan, yang anak-anak beli ketika suka dan buang ketika bosan. Buatlah anak-anak ini jatuh cinta kepada cita-cita mereka sendiri. 

Jangan membuat mereka berdiri di persimpangan jalan dengan pertanyaan, 
"Jika saya besar nanti mau jadi apa?

Jangan menunggu sampai mereka duduk di bangku SMA barulah merancang kemana mereka akan bermimpi. Lakukanlah dari sekarang, sejak mereka kecil. Bantulah dan tunjukkanlah arah kepada mereka untuk membuat produk di usia kecil ini yang akan mereka tingkatkan lagi di masa depan. Jangan berikan anak-anak ini pilihan tapi berikanlah mereka kesempatan. Sediakan pengembangan bakat untuk meluncurkan produk yang inovatif, hasil ciptaan anak-anak bangsa. Pastikan setiap sekolah mempunyai pencarian minat para anak secara aktif. Buatlah mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas dalam berpikir, berbicara, dan bertindak. Pelajari apa yang ingin mereka buat untuk negeri ini. Arahkan mereka kesana. 

Jadikan taman bermain mereka sebagai ladang untuk menanam bibit kecintaan terhadap impian mereka. Tanamkan rasa cinta tanah air dalam dada mereka, sehingga nanti yang mereka buat akan menjadi manfaat  untuk Indonesia.


Jangan menunggu lagi. Mulailah dari sekarang. Jika tidak pernah bersikap kreatif kapan akan berinovasi. Jika tidak pernah memulai kapan akan ada hasilnya. Setiap daerah mempunyai anak-anak mereka masing-masing. Manfaatkan sumber daya alam di daerah itu. Kelola untuk kemajuan daerah dengan bantuan tangan anak-anak yang bijak. Rancanglah program kembangkan bakat anak. Jika mereka mempunyai ketertarikan dengan sains. Buatlah permainan bersains. Upayakan rencana daerah untuk mereka. Anak-anak adalah prioritas bangsa. Aktifkan setiap anak di semua daerah. Karena mereka adalah aset terbesar negara. Tentunya ini tidak terlepas dari kerja sama antara orangtua, guru, pemerintah, dan tentunya para generasi bangsa, ANAK-ANAK.

SELAMAT HARI ANAK NASIONAL
23/07/2020

Album Impian Anak-Anak

 
Namaku Alya. Aku mau jadi arsitek dan bangun sekolah untuk orang tak mampu.

Namaku Al. Aku mau jadi dokter dan menyembuhkan orang sakit untuk semua masyarakat.

Namaku Fira. Aku mau jadi dokter gigi untuk orang-orang dan juga orangtuaku.

Namaku Rara. Aku mau jadi guru, supaya bisa mengajar anak-anak menjadi pintar dan untuk membanggakan orangtuaku.

Namaku Dea. Aku mau jadi dokter dan menyembuhkan orang sakit untuk semua orang.

Namaku Zahra. Aku mau jadi polwan untuk melayani dan menjaga ketertiban masyarakat.

Salam cinta dari anak-anak manis :)

Comments

Popular posts from this blog

About Major #1 Teknik Perminyakan

Source : https://jpt.spe.org/petroleum-engineering-best-profession For the first time kenal Teknik Perminyakan dari salah satu mapel di bangku SMA kelas 11 dulu yang tentunya sebelum itu pernah menaruh pilihan selama bertahun-tahun di  major yang lain hehe . Tapi seketika move on saat diperkenalkan dengan materi yang namanya "Minyak Bumi".  Although , materinya lebih ke arah pengolahannya tapi justru tertariknya ke tahap sebelum pengolahannya. How can they get it so that it can be processed? Nah, di artikel kali ini akan dijelasin lagi tentang jurusan yang berbicara mengenai tahap sebelum pengolahan Oil and Gas . Namanya Teknik Perminyakan .  Oh yeah , artikel ini ditulis saat akan memasuki Semester 3. Jadi, sharing nya berdasarkan pengalaman author di semester 1 dan 2 ya. Generally , Teknik Perminyakan bukan hanya bahas Oil and Gas aja tapi juga bahas mengenai Geothermal . Tapi, pada postingan kali ini untuk panas bumi nya ditahan dulu hehe.   Tentang Oi...

January - Namlea Ambon

Halo! Lama tak memulai halaman putih ini dengan beberapa kata Dan sekarang sudah....  2025 Time passes so quickly Alright, bulan kedua di tahun ini dimulai dengan trip ke Ambon yang nantinya lanjut ke Namlea ( Namlea itu kota kecil yang ada di Pulau Buru, Pulau Buru itu salah satu pulau di Kepulauan Maluku) Perjalanan ini dimulai dari Bandara YIA dengan maskapai Citilink keberangkatan 19.15 tujuan Jakarta. Sampai di Jakarta dengan transit 5 jam 20 menit untuk tujuan selanjutnya yaitu Ambon. Transit yang lumayan lama ini disempatkan buat ke terminal 3 kejar koleksi terbaru Periplus. At the end  tak ada yang menarik perhatian.  Beberapa saat kemudian mendekati keberangkatan, check in dan naik pesawat. Penerbangan Jakarta Ambon ini selama 3 jam 30 menit.  Bosan. Sampai di Ambon 07.15. Belum langsung pulang ke Namlea, karena capek banget. Akhirnya, istirahat dulu sekalian jelajahi Kota Ambon setelah setahun tak pulang hehe . Explore Ambon dimulai dengan makan nasi kuning...

Me-Resensi: Jenderal Soedirman/Film

"Tentara Nasional Indonesia masih ada, kuat, dan bahkan menguasai wilayah Indonesia. Merdeka!!!" - Jenderal Soedirman  Judul film: Jenderal Soedirman Sutradara: Viva Westi Pemeran:  Adipati Dolken (Soedirman) Ibnu Jamil (Tjokropranolo) Mathias Muchus (Tan Malaka) Baim Wong (Soekarno) Nugie (Mohammad Hatta) Tahun: 2015 Durasi: 126 menit Bahasa: Indonesia Inggris Belanda Jawa Film "Jenderal Soedirman" menceritakan tentang seorang panglima Tentara Nasional Indonesia pertama bersama pasukannya ketika melakukan perang gerilya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.  Berawal dari Belanda yang mengkhianati perjanjian Renville dengan menyerang secara mendadak ke Yogyakarta membuat TNI harus berperang gerilya yang di bawah pimpinan Jenderal Soedirman yang pada saat itu sedang sakit keras dan dalam memimpin perang gerilya dia dibawa dengan tandu. Selain itu, Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat negara lainnya diasingkan ke Bangka. sehingg...