Skip to main content

Pembasmi Kebingungan



Kaki berpijak seraya batin penuh harap
Jiwa terasa haus mencari titik kebenaran
Ribuan mimpi terhanyut dalam lamunan
Harapan mengukir senyum indah di hari tua

Diriku melangkah sebelum surya menampakkan rupanya
Terlihat abu-abu sedang menyusuri jalan sambil berbaris
Sampai disanalah disambut dengan senyum penuntun
Perjuangan selamanya dimulai dari sini tanpa henti

Suka duka persaingan dunia kian kencang
Para milenial mengobarkan semangat pendidikan siap menghantam dunia
Yang muda siaga tua waspada
Kebahagiaan datang ketika pendidikan mengalahkan semua lawan

Dunia bukan apa-apa tanpa pengendali
Sang pengendali bertangan kosong butuh pendidikan
Membuka lembaran baru dan meninggalkan coretan ilmu
Kelak jejak itulah yang akan membungkam dunia

Pandangan amat sesak tanpa luasnya pengetahuan 
Ketertinggalan menjadi dinding penghalang kemajuan
Hancurkan dinding itu bersama pedang ilmu yang telah diasah

Pendidikan memusnahkan segala kebingungan
Pendidikan memandu ke masa gemilang
Pendidikan menjadi alasan kegigihan setiap waktu
Pendidikan adalah senjata andalan para pemenang

Coretan tangan
 Nahsya Aprilia Tuhulele

Popular posts from this blog

Home

Jakarta - March, 2026 20.10 Pelita Air IP325 landing di CGK from PKU Seperti biasa blog ini aktif kembali saat sela transit. Dan ya kali ini transit 4 jam, menunggu penerbangan selanjutnya ke AMQ. "... Alah batahun rantau manjadi labuahan hiduik ..." Penggalan lirik dari sound termahal sepanjang tahun sudah mulai ramai di explore IG tandanya memang sudah waktunya. Kali ini pulang atau yang akrab disebut mudik. I dunno . Tapi dalam bahasa Jawa ada istilah Mulih Dilik yang artinya pulang sebentar, cmiiw . Kedengarannya sederhana, tapi rasanya selalu lebih dari itu dan rasanya lebih ‘berisi’. Mungkin karena pulang kali ini datangnya dibungkus dengan Hari Raya Idulfitri.  Yeah 4 tahun terakhir nomaden ke beberapa kota (pendidikan dan pekerjaan) alhasil pertama kali mudik ke rumah setelah 4 tahun lamanya. Di usia 21 ini, mulai menyadari ternyata ‘rumah’ bukan sekadar arti sebuah bangunan tapi lebih dari itu. Isi dari rumah yang menjadi alasan untuk pulang. Suara yang familiar , y...

Me-Resensi: Jenderal Soedirman/Film

"Tentara Nasional Indonesia masih ada, kuat, dan bahkan menguasai wilayah Indonesia. Merdeka!!!" - Jenderal Soedirman  Judul film: Jenderal Soedirman Sutradara: Viva Westi Pemeran:  Adipati Dolken (Soedirman) Ibnu Jamil (Tjokropranolo) Mathias Muchus (Tan Malaka) Baim Wong (Soekarno) Nugie (Mohammad Hatta) Tahun: 2015 Durasi: 126 menit Bahasa: Indonesia Inggris Belanda Jawa Film "Jenderal Soedirman" menceritakan tentang seorang panglima Tentara Nasional Indonesia pertama bersama pasukannya ketika melakukan perang gerilya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.  Berawal dari Belanda yang mengkhianati perjanjian Renville dengan menyerang secara mendadak ke Yogyakarta membuat TNI harus berperang gerilya yang di bawah pimpinan Jenderal Soedirman yang pada saat itu sedang sakit keras dan dalam memimpin perang gerilya dia dibawa dengan tandu. Selain itu, Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat negara lainnya diasingkan ke Bangka. sehingg...

January - Namlea Ambon

Halo! Lama tak memulai halaman putih ini dengan beberapa kata Dan sekarang sudah....  2025 Time passes so quickly Alright, bulan kedua di tahun ini dimulai dengan trip ke Ambon yang nantinya lanjut ke Namlea ( Namlea itu kota kecil yang ada di Pulau Buru, Pulau Buru itu salah satu pulau di Kepulauan Maluku) Perjalanan ini dimulai dari Bandara YIA dengan maskapai Citilink keberangkatan 19.15 tujuan Jakarta. Sampai di Jakarta dengan transit 5 jam 20 menit untuk tujuan selanjutnya yaitu Ambon. Transit yang lumayan lama ini disempatkan buat ke terminal 3 kejar koleksi terbaru Periplus. At the end  tak ada yang menarik perhatian.  Beberapa saat kemudian mendekati keberangkatan, check in dan naik pesawat. Penerbangan Jakarta Ambon ini selama 3 jam 30 menit.  Bosan. Sampai di Ambon 07.15. Belum langsung pulang ke Namlea, karena capek banget. Akhirnya, istirahat dulu sekalian jelajahi Kota Ambon setelah setahun tak pulang hehe . Explore Ambon dimulai dengan makan nasi kuning...